Ada beberapa motif penyerang melakukan Denial of Service yaitu:
1. Status Sub Kultural
1. Status Sub Kultural
Status subkultural dalam dunia hacker, adalah sebuah unjuk gigi atau lebih tepat kita sebut sebagai pencarian jati diri. Adalah sebuah aktifitas umum dikalangan hacker-hacker muda untuk menujukkan kemampuannya dan Denial of Service merupakan aktifitas hacker diawal karirnya.
2. Untuk mendapatkan akses
Tidak sedikit hacker – hacker yang melakukan serangan ini hanya untuk mendapatkan akses secara free (gratis).
3. Balas Dendam
Pada suatu serangan yang dilakukan oleh hacker, tidak menutup kemungkinan bahwa penyerang tersebut melakukan serangan karena motif balas dendam. Hal ini disebabkan karena adanya sakit hati oleh penyerang terhadap jaringan yang di serangnya apakah itu server-server ISP, Internet Banking, E-commerce, Web perusahaan, dan pemerintah.
4. Alasan Politik
Bertujuan untuk menjatuhkan jaringan yang diserangnya misal server-server pemerintahan.
5.Alasan Ekonomi
Bertujuan untuk menjatuhkan jaringan yang di serangnya misal server-server ISP atau E-commerce.
6.Tujuan Kejahatan atau Keisengan
Penyerang menargetkan serangan khusus pada network environment seperti network bandwith dengan menciptakan network request imitasi sehingga terjadi network bussy atau istilah yang lebih familiarnya bottleneck (bandwith network menjadi full of waste ). Dengan memenuhi saluran tersebut dengan infomasi sampah(network request imitasi) si penyerang dapat dengan bebas menguasai network bandwith yang masih available.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar