Kamis, 25 April 2013

Akibat Dari Serangan Denial of Service

1.Menghabiskan Resources
Pada dasarnya, untuk melumpuhkan sebuah layanan dibutuhkan pemakaian resource yang besar, sehingga komputer/mesin yang diserang kehabisan resource dan manjadi hang. Beberapa jenis resource yang dihabiskan diantaranya:

a.Swap Space
Hampir semua sistem menggunakan ratusan MBs spasi swap untuk melayani permintaan client. Spasi swap juga digunakan untuk mem-'forked' child process. Bagaimanapun spasi swap selalu berubah dan digunakan dengan sangat berat. Beberapa serangan Denial of Service mencoba untuk memenuhi (mengisi) spasi swap ini.

b.Bandwidth
Beberapa serangan Denial of Service menghabiskan bandwidth.
 
c.Kernel Tables
Serangan pada kernel tables, bisa berakibat sangat buruk pada sistem. Alokasi memori kepada kernel juga merupakan target serangan yang sensitif. Kernel memiliki kernel map limit, jika sistem mencapai posisi ini, maka sistem tidak bisa lagi mengalokasikan memory untuk kernel dan sistem harus di re-boot.
 
d.RAM
Serangan Denial of Service banyak menghabiskan RAM sehingga sistem mau-tidak mau harus di re-boot.
 
e.Disk
Serangan klasik banyak dilakukan dengan memenuhi Disk. Penyerang dapat juga mencoba untuk menggunakan disk space dengan cara-cara lain,seperti dengan sengaja membuat error yang mengharuskan log dan menempatkan file dalam area atau jaringan FTP tanpa nama (anonymous), untuk informasi konfigurasi yang sesuai untuk FTP tanpa nama.
 
f.Caches
 
g.INETD
Sekali saja INETD crash, semua service (layanan) yang melalui INETD tidak akan bekerja.

2.Merusak atau mengubah informasi konfigurasi (destruction or alteration of configuration information).
Suatu komputer yang tidak diatur dengan baik akan tidak dapat atau sama sekali tidak dapat beroperasi dengan baik. Seorang penyerang mampu mengubah atau menghancurkan informasi yang mencegah kita dari penggunaan jaringan maupun jaringan kita. Sebagai contoh, jika penyerang dapat merubah routing informasi dalam router korban, maka jaringan korban dapat tidak berfungsi. Jika penyerang dapat memodifikasi registrasi pada suatu mesin Windows NT, maka fungsi tertentu dapat menjadi tidak tersedia.

3.Kerusakan fisik atau mengubah komponen jaringan (physical destruction or alteration of network components).
Perhatian utama dalam jenis serangan ini adalah keamanan fisik (physical security). Admin perlu menjaga komputer dari akses tidak sah, router, network wiring closets, network backbone segment, power dan cooling station, dan komponen kritis lain dari jaringan Anda. Keamanan fisik (physical security) adalah suatu komponen utama dalam penjagaan melawan beberapa tipe serangan termasuk serangan Denial of Service.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar